https://www.facebook.com/share/p/18Tuk2rpD5/?mibextid=wwXIfr

Pada tanggal 05 Maret 2025 Direktur Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik (dr. Maria Andriana Neno ), Menghadiri  Pelaksanaan Acara Penandatanganan Kontrak   Bantuan Hibah Grassroots untuk Keamanan Manusian Tahun Anggaran 2025 ( Periode Kedua) di Jakarta, gedung kedutaan Jepang.

Dalam Acara yang sangat berharga ini Direktur Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik (dr. Maria Andriana Neno ).  Mengucapkan banyak terima kasih kepada Kedutaan Jepang yang sudah memberikan kesempatan untuk mendapatkan bantuan Hibah Grassroots yang berupa 20 tempat tidur dan alat – alat Unit Bank Darah. Bantuan ini sangat berharga bagi Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik di Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur.  Dengan bantuan ini kami tetap menjaga dan meningkatkan Mutu Pelayanan yang ada di Rumah Sakit.

(( (

(Jakarta, 05 Maret 2026).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERINGATAN HARI ORANG SAKIT SEDUNIA KE-34

KASIH YANG NYATA: DARI DOA MENUJU AKSI

BELARASA ORANG SAMARIA: MENGASIHI DENGAN MENANGGUNG DERITA ORANG LAIN.”

 

Setiap tanggal 11 Februari menjadi moment istimewa bagi gereja universal untuk memperingati Hari Orang Sakit Sedunia yang tahun ini memasuki usia ke-34 tahun. Dalam semangat berbelarasa; kasih dan peduli terhadap penderitaan orang lain, gereja mengajak kita untuk berjalan bersama orang Samaria yang berbaik hati.

Sebagai wujud nyata, Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik, mengadakan perayaan Ekaristi di Kapela Rumah Sakit untuk mendoakan semua orang sakit baik yang sedang dirawat di rumah sakit Marianum maupun  yang berada di rumah meraka masing-masing. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Rm. Yosep Prayogar Falo, Pr yang saat itu juga menjadi pasien yang sementara  dirawat di rumah sakit. Dalam homilinya Romo mengajak semua umat yang hadir;  seluruh staf rumah sakit dan mitra misi Para Legioner Maria paroki Halilulik untuk berbela rasa dengan orang sakit dengan cara mendoakan mereka serta merawat mereka yang sakit  dengan penuh kasih. Dalam perayaan Ekaristi para pasien mendapat pelayanan komuni, yang dilayani oleh para suster di ruangan masing-masing. Perayaan Ekaristi berlangsung dengan lancar  hingga selesai. Diakhir perayaan Ekaristi Kepala Rumah Sakit Sr. dr. Maria Andriana Neno, SSpS mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yag sudah mendukung pelayanan kasih di Rumah Sakit dan terlebih kepada Para Pasien yang sudah mempercayakan Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan lebih lanjut.

Setelah perayaan ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan pasien di ruang perawatan. Kunjungan kasih  dengan berbagi senyuman dan sapaan di sela-sela penderitaan mereka  membawa sukacita, penghiburan, kekuatan  dan harapan bagi mereka. Sukacita sederhana nampak di wajah mereka yang menerima bingkisan dari para pengunjung.

Kegiatan Hari Orang Sakit diakhiri dengan kegiatan donor darah yang didukung oleh PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Belu. Kegiatan ini disambut baik oleh seluruh staf rumah sakit dan masyarakat sekitar dengan niat tulus untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Setetes darah menyelamat sejuta jiwa.

Peringatan Hari Orang Sakit sedunia yang ke-34 ini bukan sekedar seremonial semata melainkan momentum untuk meneguhkan kembali nilai kemanusiaan, kepedulian dan persaudaraan. Semoga semangat kasih yang telah dibagikan terus hidup dalam hati setiap insan, menjadi cahaya harapan bagi mereka yang sakit dan menghadirkan kembali kekuatan baru bagi setiap orang yang sedang berjuang dalam kelemahan dan keterbatasan akibat sakit.

Pada Hari Orang Sakit ini  Bunda Marianum mengajak dan mengundang semua insan, tenaga-tenaga medis untuk memandang orang sakit bukan  sebagai beban, melainkan sebagai saudara dan saudari yang  dipercayakan Tuhan kepada kita. Dalam diri mereka, Kristus  sendiri hadir dan mengetuk hati kita, memanggil kita untuk  berhenti, mendekat, dan mengasihi mereka di saat-saat sulit yang mereka alami.

Salam sehat.

Sr. Agustina Rona, SSpS

 

 

 

Categories: BERITA